expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Thursday, 29 June 2017

10 Restoran Dengan Menu Pasta di Yogyakarta


Kami (saya dan suami) termasuk penggemar pasta, jadi minimal setiap 2-3 bulan sekali kami menyempatkan diri untuk makan pasta. Bagi orang-orang yang berat badannya mudah sekali naik, seperti saya, pasta sebenarnya termasuk menu yang harus dihindari karena kandungan karbohidrat dan lemaknya cukup tinggi, tapi saya rasa kalau hanya sesekali bolehlah, hehe. Saat ini di Jogja sudah cukup banyak restoran yang menyediakan menu pasta seperti Fetucini, Fucini, Spageti, makaroni dan pizza, sehingga penggemar pasta tidak lagi repot untuk berburu makanan favoritnya. Menu pasta favorit kami adalah fetucini carbonara dan makaroni, sehingga setiap mengunjungi restoran pasta, kedua menu ini pasti tidak ketinggalan. Berikut ini saya akan rangkum beberapa restoran dan kafe di Yogyakarta yang menyediakan menu pasta yang sudah saya coba. Check it out.
1.Aglioo Pasta dan Pizza
Restoran ini berlokasi di Jalan Prawirotaman Yogyakarta yang merupakan kawasan turis, tak heran jika banyak turis asing yang menikmati menu bercita rasa Italia di tempat ini. Dengan konsep traditional pizza, yaitu proses memasaknya menggunakan tunggu, Aglioo menawarkan berbagai varian dan ukuran pizza, pasta dan menu bagi vegetarian. Karena dimasak dengan cara tradisional, pizza Aglioo yang tipis, rasanya sangat renyah dan so creamy karena keju mozzarellanya yang melimpah. Aglioo memiliki 2 lantai, pengunjung bisa menyaksikan secara langsung proses memasaknya di lantai 1 karena restoran ini berkonsep open kitchen. Dengan harga mulai 30 ribuan, Aglioo sangat recommended bagi penggemar pasta yang ingin menikmati menu pasta dan pizza tradisional dengan atmosfer modern. Lokasinya di Jalan Prawirotaman No.29 Yogyakarta, buka jam 08.00-00.00.
2.Nanamia Pizzeria
Konsepnya sama dengan Aglioo, yaitu pizza tradisional khas Itali yang proses memasaknya menggunakan tungku. Ada banyak menu yang ditawarkan, mulai dari berbagai varian dan ukuran pizza hingga menu pasta lainnya. Di Yogyakarta terdapat 2 lokasi Nanamia yaitu di Jalan Mozes Gatotkaca Gejayan dan di Jalan Tirtodipuran. Dengan konsep garden resto, Nanamia tidak hanya menawarkan menu pasta yang enak, namun juga suasana yang santai dan nyaman yang cocok bagi keluarga. Dengan harga mulai 30 ribuan, Nanamia Pizzeria recommended untuk dicoba, alamatnya Jalan Tirtodipuran No.1 dan Jalan Mozes Gatotkaca B 9-17 Gejayan, Yogyakarta, buka jam 11.00 - 23.00.
3.Pasta Banget Signature
Restoran ini berlokasi di Jalan Watugede No. 2A, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, sebelumnya berada di Jalan Munggur, Yogyakarta. Dengan konsep semi outdoor, restoran ini tidak hanya menawarkan berbagai menu pasta yang enak, namun juga suasana yang sejuk dan nyaman karena berada di tengah area persawahan. Saat malam hari, suasananya akan semakin romantis karena diterangi cahaya lampu temaram. Mulai harga 15ribuan, Pasta Banget Signature menawarkan berbagai menu pasta dan tempat yang sangat representatif, restoran ini sangat recommended untuk dicoba. Buka setiap hari Senin-Sabtu jam 16.00-23.00 dan hari Minggu jam 11.00-23.00.
4.Mediteranea Restaurant
Restoran ini terletak di Jalan Tirtodipuran yang juga merupakan kawasan turis, berdekatan dengan Jalan Prawirotaman. Tak heran jika restoran ini banyak dikunjungi turis asing yang rindu dengan makanan "asli" dari negara asalnya. Saat bulan puasa lalu saya mengunjungi restoran ini, dan memang banyak sekali turis asing di sana. Memiliki tempat yang nyaman, restoran ini tidak hanya menawarkan berbagai menu pasta yang enak, tapi juga suasana ala-ala Eropa karena banyaknya pengunjung turis asing di sana. Dengan harga pasta mulai 20 ribuan dan pizza mulai 40 ribuan, restoran ini recommended bagi para penggemar pasta. Beralamat di Jalan Tirtodipuran No. 24 A Yogyakarta, restoran ini buka jam 09.00 - 23.00.

5.ROEMI Extraordinary Ice Cream
Menu andalam di Roemi memang es krim, namun jangan sala, restoran ini juga menyediakan menu selain es krim. Restoran ini termasuk salah satu restoran keluarga favorit saya, karena menawarkan banyak pilihan menu utama dan menu pencuci mulutnya beraneka ragam dan so yummy. Perempuan mana sih yang tidak suka es krim dan kue yang manis-manis? hehehe. Selain berbagai varian es krim dan kue, Roemi juga menawarkan berbagai menu lain, termasuk pasta. Ada beberapa pilihan menu pasta yang ditawarkan yaitu beef lasagna, fetucini, spagheti dan pizza yang rasanya tak kalah dengan menu es krimnya. Dengan harga pasta mulai 20 ribuan dan pizza mulai 30 ribuan, Roemi sangat recommended bagi penggemar pasta yang juga penyuka es krim dan kue manis. Alamatnya di Jalan Suroto No.1 Kotabaru, Yogyakarta, buka jam 06.00-23.00.
6.Essen Bakery & Choco Pot
Saya pernah mengulasnya beberapa bulan lalu (baca: http://ceritamamijuno2.blogspot.co.id/2016/07/eat-and-meet-di-essen-choco-potjalan.html. Essen Bakery & Choco Pot juga merupakan restoran keluarga favorit saya. Essen memang populer sebagai bakery atau toko kue, namun selain toko kue, Essen juga memiliki restoran di lantai 2 yang menyediakan berbagai pilihan menu, termasuk pasta. Seperti halnya Roemi, pasta bukanlah menu utama di Essen Choco Pot, sehingga pilihan menu pastanya tidak banyak, dengan tempat yang nyaman dan menyediakan berbagai pilihan menu untuk anak-anak dan orang dewasa, ditambah kue-kue manis dan es krim yang sangat menggoda, restoran ini sangat recommended untuk dicoba. Alamatnya di Jalan Gedong Kuning No. 48A Yogyakarta, buka jam 06.30 - 21.30.
7. Rigen Pizza & Cafe
Saya pernah mengulasnya beberapa bulan yang lalu (baca: http://ceritamamijuno2.blogspot.co.id/search?q=rigen). Rigen Pizza & Cafe menawarkan berbagai pilihan menu pasta dan pizza yang patut dicoba, seperti pizza dalam berbagai varian dan ukuran, serta pasta seperti spagheti, fucili, lasagna, chicken mushroom, tuna melt, beef bolognesse dan meat lover. Berbeda dengan Nanamia, Aglioo dan Mediterranea yang menawarkan konsep pizza tradisional khas Itali yang tipis dan renyah, Rigen menawarkan pizza tebal dan empuk dengan mozzarella cheese yang sangat lembut. Dengan harga yang terjangkau, mulai 20 ribuan, Rigen Pizza dan Cafe sangat recommended bagi penggemar pasta, beralamat di Jalan Bintaran Tengah No.4 Yogyakarta, buka jam 13.00 - 23.00.
8. Move On Cafe
Saya juga sudah mengulasnya beberapa minggu yang lalu (baca: http://ceritamamijuno2.blogspot.co.id/search?q=move). Kafe yang berlokasi di Jalan Prawirotaman ini menawarkan tempat yang nyaman dan berbagai pilihan menu, termasuk pasta dan pizza. Saat mengunjungi kafe ini pada bulan puasa lalu, saya mencoba menu pasta creamy fettucini carbonara dan spicy fettucini, dan menurut saya creamy fettucini nya sangat recommended. Dengan harga menu pasta mulai 30 ribuan, tempat yang nyaman dan sangat instagramable, kafe ini recommended bagi penggemar pasta yang ingin hangout dengan suasana modern. Beralamat di Jalan Prawirotaman No. 4-10, kafe ini buka jam 09.00-00.00.

9.Brick Cafe
Tak jauh dari Pasta Banget Signature, terdapat cafe yang juga menyediakan menu pasta, yaitu Brick Cafe. Bisa dibilang saat ini kafe ini sedang hits karena tempatnya yang unik dan keren banget. Kafe yang baru dibuka bulan April lalu ini memiliki bangunan yang sangat unik, dengan desain ala-ala Eropa, ditambah interior yang sangat menarik, saat ini menjadi salah satu kafe di Jogja yang banyak dikunjungi. Kafe ini mengangkat tema vintage British style yang sangat kekinian, tak heran jika kafe ini selalu ramai. Selain itu kafe ini juga menawarkan berbagai pilihan menu yang patut dicoba dengan harga yang relatif terjangkau, untuk menu pasta mulai 20 ribuan. Brick Cafe beralamat di Jalan Damai No.6 Palagan, Sleman, buka 24 jam sangat recommended bagi penggemar pasta yang ingin menikmati suasana vintage ala British.

10. Roaster and Bear
Restoran ini terletak di Hotel Harper, Jalan Mangkubumi No.52 Yogyakarta. Dengan desain interior yang didominasi oleh "beruang", membuat restoran ini tampak cantik dan ramai dikunjungi. Ada banyak menu yang ditawarkan di Roaster and Bear, termasuk menu pasta. Sekitar 2 bulan yang lalu saya mengunjungi restoran ini, namun sayangnya saya belum mencoba menu pastanya. Saat itu saya mencoba Tomyam Seafood dan Fish & Chips, dan rasanya so yummy membuat saya penasaran untuk mencoba pastanya. Beberapa menu pasta yang ditawarkan di Roaster and Bear antara lain bolognese, lasagna, carbonara, peperoni dan calzone dengan harga mulai 20 ribuan, buka jam 11.00 - 23.00
Nah, itu tadi beberapa restoran dan kafe di Jogja yang menawarkan menu pasta yang bisa dijadikan referensi bagi penggemar pasta. Selamat mencoba ya.




Wednesday, 28 June 2017

Benteng Takeshi Ala Jogja: The Lost World Castle Merapi

(foto:dakatour.com)
Kalo ngomongin obyek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta, sepertinya nggak bakal ada habisnya ya, karena saat ini DIY memang sedang giat dalam memajukan pariwisatanya. Setiap Kabupaten, baik Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo dan Yogyakarta sendiri saat ini berlomba-lomba untuk memajukan pariwisatanya guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Munculnya obyek-obyek wisata baru dan unik di DIY berdampak pada antusiasme masyarakat untuk mengeksplornya. Kalo dulu masyarakat Jogja pikniknya lebih sering ke luar Jogja, sekarang tak perlu jauh-jauh, di sini banyak tempat yang indah yang sangat layak untuk dikunjungi.

Salah satu obyek wisata baru dan lagi hits di DIY, yaitu The Lost World Castle yang berlokasi di kaki Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Pada tahun 2010 lalu saat terjadi erupsi Merapi, tempat ini tergolong paling parah, hampir semua bangunan di sana rusak dan hanya tersisa puing-pusing. Dan sekarang, di tempat yang nyaris ditinggalkan penghuninya itu berdiri tegak bangunan yang indah, The Lost World Castle. Mungkin nama ini dipilih karena kisah di baliknya, sebuah daerah yang luluh lantak, dan nyaris ditinggalkan penduduknya. The Lost World Castle merupakan bangunan yang menyerupai Tembok Besar China, namun tidak sebesar dan sepanjang Tembok Besar China, ya versi mininya lah kira-kira. Bangunan ini mengingatkan saya pada Benteng Takeshi atau Takeshi Castle, game reality show Jepang yang tayang di televisi swasta. Sebelum puasa lalu saya mengunjungi The Lost World Castle bersama keluarga. Saat kami kesana, belum semua proses konstruksinya selesai, namun bangunan yang berdiri sudah sangat memukau.

view dari atas kastil
Untuk masuk ke The Lost World Castle, pengunjung harus membayar tiket seharga 15 ribu/orang (Mei, 2017). Saat itu pengelola mengatakan, karena tempat ini belum dibuka secara resmi, jadi harga tiketnya masih diskon, nanti kalau sudah selesai sepenuhnya, harga tiket menjadi harga normal, yaitu 60ribu/orang. Saat kami tiba di sana, pengunjung cukup ramai. Di rempat parkir juga sudah berdiri warung-warung makan dan fasilitas umum seperti toilet atau mushola. Selain bisa menikmati keindahan pemandangan Gunung Merapi dari tempat ini, tempat ini cocok sekali untuk foto-foto atau selfie. Instagramable banget deh pokoknya. Ada beberapa spot foto yang memang disediakan oleh pengelola untuk dijadikan ajang selfie bagi pengunjung. Jika sudah puas berkeliling dan foto-foto, pengunjung bisa beristirahat, karena di kastil juga tersedia kantin dan kursi-kursi.

foto:eksplorewisata.com
Tak jauh dari lokasi The Lost World Castle, terdapat spot yang wajib dikunjungi, namanya Stonehenge yang merupakan tiruan dari situs batu di Inggris yang terkenal itu. Nah, kalau sudah sampai di lokasi ini, sayang 'kan kalau dilewatkan. Seperti The Lost World Castle, Stonehenge KW ini juga juga bagus banget loh untuk foto-foto. Selain itu pagi para penggemar kopi, bisa mampir menikmati segelas kopi panas di Warung Kopi Merapi yang lokasinya juga tidak jauh dari The Lost World Castle dan Stonehenge. Nah tunggu apa lagi, mumpung masih musim liburan, yukkk mengeksplor tempat-tempat wisata unik di Yogyakarta, salah satunya The Lost World Castle yang berlokasi di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Saran saya, karena lokasinya yang cukup panas, jangan lupa bawa topi dan pakai sunblock ya, hehehe. Selamat berlibur.

Saturday, 24 June 2017

Wisata Alam dan Edukasi : Bhumi Merapi Yogyakarta

Pada postingan kali ini saya akan mengulas salah satu tempat wisata yag sedang hits di Jogja, namanya Bhumi Merapi. Bhumi Merapi merupakan salah satu obyek wisata alam dan edukasi yang berlokasi di Jalan Kaliurang Km.20. Kalau kita perhatikan, sepanjang jalan menuju wisata Gunung Merapi banyak terdapat wisata alam dan lokasi outbond, dan Bhumi Merapi merupakan salah satunya. Beberapa waktu yang lalu saya mengunjungi Bhumi Merapi bersama keluarga. Yang menarik dari Bhumi Merapi adalah di sana pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam, namun juga bisa bermain dan berinteraksi dengan berbagai binatang yang ada di sana. Selain itu ada juga kebun sayur dan tanaman hidroponik yang subur dan terawat, membuat Bhumi Merapi sangat tepat untuk dijadikan tujuan wisata alam dan edukasi. Seperti apa sih wisata alam dan edukasi Bhumi Merapi? Berikut ulasannya.


Bhumi Merapi berlokasi di Jalan Kaliurang Km.20, tepatnya di belakang Balai Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman. Bagi yang dari luar kota, bisa langsung menuju arah Jalan Kaliurang ke utara, kampus UII terpadu terus saja hingga sampai di Km.20, akan ada balihonya, ambil kanan dan ikuti saja jalan tersebut, masuk sekitar 100 meter dari Jalan Kaliurang, dan kalian sudah sampai di lokasi Bhumi Merapi. Saat itu kami kesana pada hari Minggu, dan tiba di sana sekitar pukul 10.00 pagi, pengunjung sudah cukup ramai. Saat kami tiba, ada serombongan ibu-ibu yang sedang "heboh" mengikuti permainan outbond di sana, dan rombongan pengunjung lainnya sedang mengadakan pertemuan atau gathering di pendopo yang berada di salah satu sudut tempat ini. Lalu apa saja sih yang ada di Bhumi Merapi? 

Peternakan Kambing Etawa

kandang kambing etawa
Untuk masuk pengunjung harus membayar tiket seharga (seingat saya) 10ribu/orang, anak-anak seusia Juno juga harus membayar tiket. Setelah membayar tiket masuk kita akan menerima gelang kertas untuk dikenakan di pergelangan tangan. Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah peternakan kambing Etawa, yaitu kambing yang memiliki postur tubuh cukup besar. Tak jauh dari loket tiket masuk, terdapat kandang kambing Etawa yang berjajar rapi lengkap dengan kambing-kambing di dalamnya, ada pula kambing yang diikat di luar kandang. 

memberi susu pada kambing
Selain itu juga terdapat kandang khusus yang digunakan sebagai tempat melahirkan. Di tempat ini kambing-kambing tersebut memang dibudidayakan untuk diambil susunya. Di sini pengunjung bisa berinteraksi dengan kambing Etawa dengan memberinya makan dedaunan, memberi susu dengan dot (Rp 2.500/dot) pada anak-anak kambing Etawa, dan praktek memerah susu. Sayangnya pada saat kami ke sana tidak ada kegiatan memerah susu. Terlihat sekali bahwa kambing-kambing di sini dirawat dengan sangat baik, begitu juga kandang-kandangnya, bersih dan tidak jorok.



Budidaya Domba
Di Bhumi Merapi juga terdapat budidaya domba, yaitu sejenis kambing berbadan gemuk dan berbulu tebal. Ada sebagian domba yang badannya gundul alias tidak berbulu karena bulunya sudah dipotong, dan mereka kelihatan lucu sekali. Di sini pengunjung juga bisa berinteraksi dengan memberi makan rumput dan dedaunan. 

kolam ikan
Kolam Ikan
Setelah melewati kandang biri-biri, kita akan sampai di kolam ikan. Nahh ini yang jadi favoritnya anak-anak, karena mereka bisa masuk ke dalam kolam dan menangkap ikan-ikan kecil dengan menggunakan jaring atau tangan kosong. Bahkan di sana juga disediakan kantong-kantong plastik untuk tempat ikan bagi pengunjung yang ingin membawa pulang. Jika ingin membawa pulang ikan, pengunjung membayar Rp 1000/ekor. Di tempat ini kami cukup lama menunggu Juno bermain karena dia asyik sekali bermain air dan menangkap ikan di sana. Jadi saran saya, jangan lupa bawa baju ganti anak ya, karena pasti akan basah saat bermain air di kolam ikan.

Kandang Burung dan Reptil
Setelah kolam ikan, kita akan sampai di area kandang burung dan reptil. Ada beberapa jenis burung, ular dan kura-kura. Saya agak kaget ketika melihat ular piton berukuran sangat besar di salah satu kandang. Besar sekali, hiii serem. Pengunjung juga bisa berfoto dengan ular lho di sini.

cantik ya
Kebun Hidroponik
Tepat di depan area reptil terdapat 2 area kebun hidroponik, yaitu metode berkebun alternatif bagi yang tidak memiliki lahan, namun ingin berkebun, bisa dengan metode hidroponik, yaitu dengan pipa-pipa paralon yang dilubangi. Bahkan jika pengunjung ingin belajar berkebun hidroponik dan mendapatkan peralatannya juga bisa dibeli di sini. Saya suka sekali berada di area kebun hidroponik ini. Senang sekali melihat sayuran hijau dan tanaman bunga tumbuh subur melalui lubang-lubang paralon. Pasti menyenangkan ya punya kebun hidroponik seperti ini. Cocok bagi yang ingin berkebun tapi tidak punya lahan seperti saya. Ahh, saya juga mau punya kebun hidroponik seperti ini, karena sepertinya bisa jadi cara yang mudah untuk menghilangkan stres, hehehe.

bikin betah

saya juga mau punya yang begini :)

Budidaya Kelinci

budidaya kelinci
Selain budidaya kambing etawa, Bhumi Merapi juga memiliki area budidaya kelinci. Ada 3 jenis kelinci yang dibudidayakan di tempat ini, yaitu kelinci lokal, kelinci impor dan kelinci VIP. Kelinci VIP ini termasuk jenis kelinci langka dan harganya mencapai jutaan rupiah. Wowww, mahal sekali ya. Dan kalau pengunjung mau membeli kelinci di sini juga bisa lohhh. Di sini pengunjung bisa berinteraksi dengan kelinci-kelinci,seperti memberi makanan dengan membeli wortel atau sayuran seharga Rp 2.500, atau sekedar bermain-main dengan kelinci karena ada juga kelinci yang dibiarkan bebas. Seperti halnya kebun hidroponik, di sini pengunjung juga bisa mengikuti pelatihan budidaya kelinci termasuk memperoleh pendampingan usaha.


Berbagai pelatihan
Dibangun sebagai tempat wisata alam dan edukasi, selain dapat berinteraksi dengan binatang-binatang yang ada di sana, menikmati keindahan kebun hidroponik yang hijau, pengunjung juga bisa belajar berbagai teknik pengolahan hasil pertanian dan peternakan, seperti susu kambing menjadi yogurt dan ice cream, pengolahan limbah kambing menjadi pupuk organik dan biogas dan pemanfaatannya untuk budidaya tanaman lainnya. 

Spot selfie yang keren
Nahh, yang ini jangan sampai ketinggalan. Karena tempatnya bagus banget, indah, dan sejuk, Bhumi Merapi juga menjadi spot foto yang instagramable lho. So jangan sampai lupa untuk foto-foto di sini ya :)

Fasilitas lainnya

Di dekat pintu masuk, terlihat beberapa kuda poni yang ukurannya agak kecil dan kuda biasa. Pengunjung juga bisa menunggangi kuda dengan dipandu oleh petugas, dengan membayar 25rb untuk kuda kecil dan 40rb untuk kuda yang besar. Selain itu Bhumi Merapi juga menyediakan fasilitas outbond, wisata menyusuri Goa Penggolo, panjat tebing di Kali Kuning,dan 4 pendopo yang dapat disewa untuk berbagai kegiatan.
Nahh, tunggu apa lagi? Daripada pusing belum ada rencana untuk mengisi liburan bersama keluarga, Wisata Alam dan Edukasi Bhumi Merapi bisa menjadi pilihan, lokasinya di Jalan Kaliurang Km.20, belakang Balai Desa Hargobinangun. Buka setiap hari jam 08.30 - 17.00. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H, Mohon maaf lahir dan batin. Selamat berlibur bersama keluarga.





Restoran Keluarga : Eastern Kopi TM Yogyakarta


Jumat kemarin saya janjian dengan seorang teman lama saya, Dita untuk buka bersama (bukber), karena memang sudah lama sekali kami tidak bertemu. Kami sepakat untuk bertemu di lokasi yang berada di tengah yang tidak begitu jauh dari rumahnya, dan juga tidak begitu jauh dari rumah saya. Akhirnya kami memilih restoran Eastern Kopi TM yang terletak di Jalan Kyai Mojo Yogyakarta (pertigaan Jati Kencana). Setau saya, Eastern Kopi TM yang di lokasi ini belum begitu lama berdiri, namun restoran yang sama sudah ada sebelumnya di daerah Seturan dan Jalan Kaliurang.

Jumat sore jam 16.30 saya berangkat menuju Eastern Kopi TM bersama Juno, karena papinya masih ada kerjaan. Menjelang lebaran, jalanan Jogja mulai padat merayap karena kendaraan mudik sudah mulai berdatangan, yang harusnya bisa ditempuh 15 menit, jadi 30 menit kami baru tiba di lokasi. Tiba di sana, tempat parkir yang cukup luas sudah lumayan penuh, begitu juga pengunjungnya, terlihat dari dinding kaca yang bisa dilihat dari tempat parkir. Untungnya saya sudah pesan tempat sebelumnya melalui telpon, kalau tidak, mungkin kami sudah tidak kebagian tempat. Maklum orang pada mau buka bersama.


Benar, di dalam pengunjung sudah penuh, kalau saya perhatikan kebanyakan adalah keluarga atau rombongan. Setelah bertanya kepada seorang waiter, kami menuju ke meja yang telah saya pesan. Di sini tersedia tempat indoor dan outdoor. Saya memang memilih meja indoor dengan pertimbangan bebas asap rokok. Tempat outdoor ada di taman yang berada di samping restoran. 


Sambil menunggu teman saya yang masih di jalan, saya memesan makanan dan minuman. Foto makanan di buku menunya cantik-cantik, sangat menggoda, apalagi bagi yang sedang berpuasa. Sebagai menu pembukanya saya memesan roti kukus sarikaya dan roti kukus coklat, minumnya jus alpukat susu pilihan Juno. Sedangkan menu besarnya saya memilih kwetiau goreng ayam tidak pedas, supaya bisa berbagi dengan Juno. Eastern Kopi TM merupakan restoran keluarga, di mana menu yang disediakan sangat beragam dan banyak pilihan untuk seluruh anggota keluarga, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa, dan tempatnya juga lumayan luas, didukung lahan parkir yang memadai, cocok banget lah untuk acara keluarga.

roti kukus coklat dan koya, asli enak banget @ 17rb
Saat menunggu pesanan kami, teman saya datang. Cukup lama kami tidak bertemu, sehingga banyak sekali yang kami obrolkan mulai dari pekerjaan, keluarga, anak, pokoknya from A to Z lahhh, mungkin kalau dilanjutin sampai pagi juga nggak bakal selesai, hehehe. Teman saya memesan Kwetiaw siram dan lychee tea. Cukup lama juga kami menunggu menu utamanya, maklum pengunjungnya ramai sekali dan sepertinya memang tujuannya sama, buka bersama, tapi untungnya menu pembukanya, yaitu roti kukus sarikaya dan coklatnya sudah datang, jadi aman lah, hehehe. Tak lama papi Juno datang. Dita merupakan teman lama kami berdua, begitu juga suami Dita, cuma sayangnya suami dan anak-anaknya kemarin tidak bisa ikutan. Next kita jadwalkan dengan personil lengkap ya Dit :) Nahhh ini foto menu pesanan kami.

kwetiaw goreng ayam 30rb

kwetiaw siram 30rb

ayam goreng cabe rawit 35rb
Papi Juno memesan ayam goreng cabe rawit, plus nasi. Pesanan saya dan Dita sudah datang, tapi untuk ayam goreng cabe rawitnya, karena pesannya belakangan, nunggunya lumayan lama. Kwetiaw gorengnya so yummy, begitu pula kwetiaw siram pesanan teman saya, the taste is really good. Well, saya suka sekali restoran atau tempat makan yang seperti ini, banyak pilihan menu dan tempatnya sangat nyaman, restoran keluarga bangetlah. Begitu pula ayam goreng cabe rawitnya, dicemilin tanpa nasi pun enak banget, apalagi dicocol sambal, hemmm so yummy :)

kitchen
Menariknya restoran ini selain banyak pilihan menu, tempatnya yang representatif, juga pengunjung bisa melihat secara langsung bagaimana para chef memasak menu pesanan pengunjung karena dapurnya terbuka. Selesai makan dan ngobrol saya dan teman saya sempat berkeliling melihat lokasi outdoornya di taman yang terletak di samping restoran. 
Tempatnya asyik banget, dan ternyata pengunjung yang di sana juga ramai. Hemmm, next kayaknya harus nyobain tempat outdoornya nih. Betah banget lah pokoknya berada di restoran ini. Banyak pilihan menu yang pastinya enak-enak, tempat yang nyaman, teman ngobrol yang asyik, lengkap 'kan? So, buat kalian yang menyukai restoran keluarga dengan banyak pilihan menu dan tempat yang nyaman, silahkan di coba Eastern Kopi TM, Jalan Kyai Mojo No. 77 Tegalrejo, Yogyakarta, Telp (0274) 5011142, bukan jam 08.00-23.00. Harganya mulai 17ribuan, worthy lahhh. Selamat mencoba.

Friday, 23 June 2017

Tempat Nongkrong Asyik di Jogja Selatan # Move On Cafe Yogyakarta

Masih soal tempat nongkrong asyik di Jogja selatan, kali ini saya mau mengulas salah satu cafe yang berada di Jalan Prawirotaman No. 4-10 Yogyakarta, namanya Move On Cafe. Tepatnya kalau dari timur (jalan satu arah), Move On Cafe berada sekitar 200 meter sebelum perempatan Prawirotaman Jalan Parangtritis. Dari namanya saja sudah jelas ya, Move On, cocok banget untuk orang-orang yang lagi berusaha move on, hehehe.

tuh tagline nya asyik banget 
Saya baru sekali ke kafe ini, saat awal puasa lalu, saya janjian untuk buka bersama (bukber) dengan seorang sahabat saya, Novi. Saat itu saya membawa Juno karena papinya masih ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal. Jam 17.00 saya dan Juno tiba di Move On, karena teman saya sudah reserve, kami langsung menuju meja yang kami pesan. Sebuah meja kayu pendek berukuran sedang dengan sofa dan sebuah ayunan. Hemm lucu ya, ada ayunannya. Saya lihat ada 2 meja dengan ayunan di sana. Kafe ini berlantai 2, tapi kami memilih di lantai 1, karena tempatnya lebih terang dan viewnya lebih menarik. Saya sempat naik untuk melihat ke lantai 2, ternyata tempatnya cukup luas, tersedia juga meja lesehan.


sambil ngerjain tugas juga bisa
Tiba di sana, teman saya belum datang. Karena buka puasa sebentar lagi, saya pun memesan minuman dan makanan untuk Juno, sambil menunggu teman saya datang. Saya memesan minum dan sop ayam plus nasi untuk Juno. Sebagai informasi, menu yang ada di Move On kebanyakan adalah pasta-pasta gitu, jadi kalau kita pesan nasi, akan dikenakan charge. Sambil menunggu teman saya, saya menyuapi Juno yang terlihat sangat asyik main ayunan. Dia sibuk sendiri, naik turun ayunan. 


Tidak mudah membuat Juno betah berlama-lama di suatu tempat. Kalau menurut dia tempatnya kurang nyaman, dia tidak akan betah berlama-lama, dan di Move On ini Juno termasuk betah karena beberapa kali saya menanyakan pakah dia pengin pulang duluan dengan dijemput papinya, dan dia menolak, "di sini saja katanya." Termasuk soal makanan, Juno termasuk susah makan. Jadi kalau kami di warung makan atau restoran, biasanya kami pesan makanan yang "aman" untuk Juno, maksudnya makanan yang dia pasti mau, seperti sop atau ayam. 


Jadi di Move On pun saya pesan makanan yang Juno pasti mau, sop ayam. Ternyata sopnya enak, bahkan 1 piring nasi dihabiskan sendiri oleh Juno. Sekitar jam 18.00 teman saya datang. Kami pesan spicy dan creamy fetuccini carbonara, tomyam. Creamy fettucini carbonara dan tomyamnya recommended, sayangnya saya lupa untuk foto, hiks hiks :( Tapi beneran enak kok creamy fettucini carbonara dan tomyamnya, tapi kalau spicy fettucini nya menurut saya kurang recommended. Karena lokasinya di Prawirotaman yang notabene merupakan kawasan bule, jadi kafe ini juga banyak dikunjungi turis yang sedang menginap di sekitaran Prawirotaman.



Ketika 2 orang perempuan ketemu, makan bareng sudah ditebak, apa yang terjadi. Makannya sih sebentar, ngerumpinya yang panjang bener. Begitu pula kami, sambil makan, ngerumpi tetep jalan, tak lupa sambil selfie-selfie. Move On cafe tempatnya keren banget lohh, sayang kalo nggak dimanfaatin untuk foto-foto, kalo istilahnya kekiniannya instagramable banget deh, hehehe.


tuhh instagramable banget kan
So...bagi yang hobi nongkrong dan nyobain kuliner di tempat-tempat asyik, atau yang sedang berusaha move on dari mantan misalnya, yukk mari dicobain tempat nongkrong yang satu ini, Move On Cafe, Jalan Prawirotaman No. 4-10 Yogyakarta, buka setiap hari jam 09.00 - 00.00 dengan banyak pilihan menu mulai harga 20ribu an, bonus wifi gratis. Tunggu apa lagi?

Tempat Nongkrong Asyik di Jogja Selatan # De South Bistro Yogyakarta

Halo teman-teman, apa kabar nih? Karena masih bulan Ramadhan, walaupun puasanya tinggal 2 hari lagi, saya mengucapkan selamat puasa ya bagi teman-teman yang menjalankannya. Pada postingan kali ini saya mau mengulas salah satu tempat nongkrong di Jogja selatan. Akhir-akhir ini saya memang jarang posting tempat makan, tempat nongkrong atau cerita jalan-jalan, apalagi kalau bukan karena kesibukan (atau sok sibuk). Tapi InsyaAllah mulai sekarang akan mulai rajin posting lagi. Semoga :)


Okey, kali ini saya mau ngulas salah satu spot asyik dan nyaman untuk nongkrong yang lokasinya berada di Jogja selatan. Lalu pertanyaannya adalah "emang kenapa kalo di Jogja selatan?". Begini, terus terang sebagai masyarakat yang tinggal di daerah selatan (Bantul dan sekitarnya), selama ini saya dan mungkin teman-teman lainnya merasakan hal yang sama, terbatasnya tempat nongkrong asyik yang lokasinya di daerah selatan. Ada sih beberapa tempat yang asyik dan cukup nyaman, tapi jumlahnya nggak sebanyak di kota (kawasan Jogja kota maksudnya) atau daerah utara, di mana tempat nongkrong seperti cafe dan resto sudah sangat menjamur. Hayo jujur aja, kalian yang tinggal di Jogja selatan, kalo nongkrong seringnya masih ke daerah utara 'kan?

Nah pada postingan kali ini saya mau mengulas salah satu tempat nongkrong asyik yang lokasinya di Jogja selatan, namanya De South Bistro. Mungkin banyak yang baru dengar ya, karena memang masih terbilang baru sih, baru beberapa bulan. Lokasinya di tepi ringroad selatan, Bangunharjo Sewon Bantul, atau lebih tepatnya daerah Wojo. Kalau dari perempatan ringroad Jalan Parangtritis ke timur sekitar 1 km, utara jalan. Lokasinya saya lewati setiap hari  saat pulang pergi ngantor.

Sekitar 2 minggu lalu saya kesana untuk pertama kalinya bersama Juno dan papinya, untuk berbuka puasa. Sekitar jam 17.00 kami tiba di sana, dan saat kami tiba di sana, pengunjungnya lumayan ramai. Di De South Bistro pengunjung bisa memilih tempat, mau di outdoor yang terletak di halaman depan dan belakang, atau indoor yang berada di tengah dan di lantai 2. Di halaman depan dan belakang tersedia bangku-bangku taman, diterangi lampu remang-remang yang romantis. Di bagian tengah disediakan sofa warna-warni yang nyaman, dilengkapi giant screen sehingga pengunjung bisa menikmati makanan, sambil ngobrol dan nonton. Menurut saya sih interiornya lumayan keren, instagramable lah pokoknya, hehehe.


kwetiaw goreng ayam 28rb
Kalau mengajak Juno, itu artinya pilihan ada pada Juno, termasuk memilih tempat duduk.  "Juno mau duduk di mana? Di atas atau di bawah?", tanya saya. "Di atas saja," jawab Juno. Kamipun naik ke lantai 2 dan memilih bangku dengan view jalanan ringroad dan sawah yang berada di sisi kanan cafe. Tak lama waiter datang dengan membawa buku menu. Jujur, awalnya saya kurang tertarik begitu melihat menu-menunya, namun karena sebentar lagi sudah buka puasa, akhirnya saya memilih menu sop mutiara plus nasi dan suami memilih kwetiau goreng. Oiya selama bulan puasa, cafe ini menyediakan menu paket buka puasa dengan harga berkisar 30 ribuan. Untuk menu beratnya ada nasi rawon, nasi goreng, sop ayam, sop iga, soto, steak, dll. Dan untuk menu ringannya ada roti bakar, pisang bakar, kentang goreng, onion ring, mozarella keju dll. Untuk minumnya ada panas dan dingin mulai berbagai macam jus buah, milkshake, coklat hingga kopi.

sop mutiara 30rb
Tak lama pesanan kami datang. Dan pada saat berbuka puasa tiba, kamipun mencicipinya. Wahhh, ternyata perkiraan saya tadi salah. Sop mutiaranya enak banget, Juno suka. Begitu juga dengan kwetiau yang dipesan Papi Juno, enakkkk. Selesai makan, kami menawari Juno untuk pindah duduk di sofa di lantai 1 sambil menonton tayangan motogp live. Belum puas hanya dengan makan sop dan kwetiau, di bawah kami pesan cemilan, pisang bakar coklat dan mozarella keju. Hemmm pisang bakarnya coklatnya enak, begitu pula mozarella kejunya. Bagi kami, kalau Juno merasa betah dan  suka dengan makanannya, itu artinya tempatnya benar-benar nyaman dan makanannya enak. Sekitar 1.5 jam kami menghabiskan waktu di De South Bistro.

mozarella cheese 18rb

pisang bakar coklat 18rb
Seminggu kemudian ketika seorang teman kuliah datang dari Jakarta, setelah bertahun-tahun nggak ketemu, saya kembali ke De South Bistro dengan mengajak teman saya tersebut, dan satu orang teman lagi datang belakangan. Kami tiba di sana jam 19.00. Saat itu kami memesan soto ayam, mie rebus, milshake, es teh leci. Suasananya semakin bikin betah karena saat kami di sana, malam minggu ada live band yang membawakan lagu-lagu top 40 dan menurut saya band nya keren banget. Keasyikan ngobrol ditambah lagu-lagu yang nggak asing, membuat kami semakin betah dan bahkan memesan minuman dan makanan lagi, es kacang hijau, jus buah sayur, onion ring dan mozzarela keju. Gimana mau kurus nih kalau begini terus, hehehe. Tak terasa kami bertiga berada di sana hingga hampir jam 12 malam. Begini nih kalau emak-emak udah ngerumpi, sampai lupa waktu, hehehe.

Okey, bagi teman-teman yang penasaran dengan De South Bistro, silahkan dicoba ya. Tempatnya asyik buat nongkrong, makanannya juga enak dengan harga terjangkau. Interiornya keren, instagramable lah pokoknya. Very recommended. De South Bistro, Jalan Ringroad Selatan, Bangunharjo, Sewon Bantul (Wojo), buka jam 16.30 - 00.




Tuesday, 20 June 2017

Menembus Beasiswa Unggulan Part#2 (Interview)

Halo adek-adek dan teman-teman para pejuang beasiswa, sudah pada nyiapin dokumen untuk pendaftaran BU batch 2 'kan? Jangan lupa ya, save the date, paling lambat submit tanggal 31 Juli 2017. Saran saya sih nggak usah buru-buru submitnya, pokoknya dipastikan semua dokumen sudah oke, baru deh disubmit.

Sudah baca postingan saya yang sebelumnya 'kan? Baca juga: http://ceritamamijuno2.blogspot.co.id/2017/05/when-mommy-back-to-campus-part8.html dan http://ceritamamijuno2.blogspot.co.id/2017/05/menembus-beasiswa-unggulan-part1.html. Kali ini saya akan share beberapa tips persiapan menghadapi interview BU atau tahapan setelah kalian dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sekitar 1 minggu setelah batas akhir pendaftaran (submit dokumen), pengumuman seleksi administrasi akan dikirimkan melalui email dan akun BU masing-masing. Setau saya sih, baik yang lolos ataupun tidak, tetap akan menerima email dari BU. Nahhh, bagi yang lolos seleksi administrasi, selain pengumuman lolos administrasi, juga akan menerima undangan untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu interview atau wawancara.

Pada batch 1, saya menerima email pengumuman lolos seleksi administrasi pada hari Rabu, 26 April 2017 dini hari dan interview dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 April 2017. Bagi saya hari Sabtu itu pas banget, soalnya saya nggak perlu bolos kerja atau kuliah. Lalu apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk interview? Semoga tips-tips berikut ini bermanfaat.

Apa yang harus dilakukan setelah menerima email undangan interview?

Interview dilakukan per regional, artinya interview peserta dari beberapa kota terdekat dilakukan di satu kota, misalnya saja waktu batch 1 kemarin, peserta interview di Kota Yogyakarta adalah mahasiswa yang sedang atau akan menempuh studi di Yogyakarta dan Solo. Saya sarankan adek-adek dan teman-teman untuk survey lokasi dulu sebelum hari H, supaya pas hari H tidak perlu cari-cari lokasi lagi, penting nih terutama bagi yang dari luar kota. 

Sebaiknya datang ke lokasi jam berapa?

antrian registrasi
Saya sarankan, pas hari H datang lebih awal, jadi kalau undangan jam 08.00, paling nggak jam 07.30 atau kalau bisa sih jam 07.00 sudah sampai di lokasi, karena peserta interview sangat banyak dan antri berdasarkan kedatangan. Pengalaman saya kemarin, undangan jam 08.00, saya tiba di lokasi jam 07.45 dan antrinya sudah panjang banget, untuk registrasi saja saya antri sekitar 1 jam. Jadi kalau mau cepat ya mending datang duluan.

Pakai baju apa ya?

Yang jelas baju rapi,  jangan pakai jeans. Batik atau bagi yang cewek pakai blazer boleh juga, dan bersepatu ya.

Dokumen apa saja yang harus dibawa waktu interview?
  1. Semua dokumen asli yang disubmit
  2. Download dan print form verifikasi di akun BU
  3. Bukti BPP/SPP/BOP/Biaya pendidikan 1 semester resmi dari perguruan tinggi, bisa berupa scan dokumen resmi dari kampus atau screenshot dari website kampus
Tahapan proses interview apa saja?
verifikasi dokumen asli
  1. Pertama cek nama kalian di daftar yang ditempel di lokasi, di meja berapa kalian akan diinterview. 
  2. Selanjutnya registrasi sesuai dengan jenjang studi (S1, S2, S3) untuk mendapatkan nomor urut verifikasi dokumen (antrinya panjang lho, jadi usahakan datang seawal mungkin, atau siap-siap kaki pegel yaa).
  3. Setelah mendapat nomor urut verifikasi dokumen, tunggu nomor kalian dipanggil untuk verifikasi dokumen (yang ini juga antri, jadi sabar yahh)
  4. Setelah dokumen asli diverifikasi, silahkan tunggu nomor kalian dipanggil untuk interview sesuai dengan meja yang telah ditentukan (yang ini juga cukup lama, dari verifikasi dokumen kira-kira saya menunggu 2 jam an untuk panggilan interview).
Apa yang harus dipersiapkan untuk interview?
  1. Berdoa
  2. Yang pasti nggak usah grogi, karena biasanya kalau grogi, apa yang kita ucapkan jadi nggak terkontrol.
Apa saja yang ditanyakan pada waktu interview?

nunggu giliran interview
Pengalaman saya kemarin di batch 1, saya diinterview oleh 1 orang interviewer, ibu-ibu dan beruntung si ibu ini cukup ramah, jadinya interview lebih kayak ngobrol biasa aja gitu. Sekitar 25 menitan saya diinterview, pakai bahasa Indonesia. Tapi bukan berarti kalian nggak perlu persiapan untuk interview Bahasa Inggris lho ya, karena setau saya, ada juga yang diiterview dengan Bahasa Inggris atau mix, jadi saran saya sih persiapan Bahasa Inggris nggak ada salahnya juga. Dalam 25 menit tersebut, kalau dirangkum pertanyaannya, kira-kira sebagai berikut:
  1. Mengapa Anda mendaftar beasiswa ini? Apa tujuannya?
  2. Jurusan apa yang Anda pilih? 
  3. Apa yang Anda pelajari pada jurusan tersebut?
  4. Mengapa Anda memilih jurusan tersebut?
  5. Pada proposal/essay, Anda menulis rencana penelitian tentang ..., bisa Anda ceritakan? Mengapa Anda memilih tema tersebut?
  6. Apa kontribusinya bagi masyarakat?
  7. Apa yang ingin Anda lakukan kalau sudah lulus ?
  8. Apa cita-cita anda?
  9. Ceritakan tentang diri Anda dan aktivitas Anda sehari-hari
  10. Prestasi  apa yang pernah Anda raih?
  11. Menurut Anda, Anda layak memperoleh beasiswa ini? Mengapa?
Nahhh, kira-kira seperti itulah yang ditanyakan saat interview. Interview adalah tahapan penting yang menentukan kalian lolos atau tidak, yang jelas nggak usah grogi, itu saja sih. 
Oke, selamat berjuang ya adek-adek dan teman-teman...Emang sih tulisan saya ini nggak menjamin kalian pasti lolos, tapi setidaknya kalian sudah ada gambaran kan, seleksi BU itu bagaimana, so don't give up on your dreams, good luck!!!